Search This Blog

Sunday, June 28, 2026

Project Bike: Yamaha Jupiter--MX 2010 Part-6 (Kita Bongkar Mesinya #1)

Yuk kita lanjut lagi untuk project bike; restomod Yamaha Jupiter-MX 2010 yang mana di artikel ini sudah memasuki part-6

Di part ini kita ke bagian mesin yang “inti” yang mana saya harus merestorasi ulang ruang pembakaran yang diharapkan performanya dapat kembali seperti semula. Sebagai catatan untuk performa awal di motor ini sebenarnya tidak terlalu buruk, tidak ada rembesan oli, tapi akselarasi masih terbilang lumayan, walaupun untuk mencapai 90km/h memang sudah payah. Karburator-nya pun rembes dan sepertinya silinder sudah “menggentong” karena oli cukup cepat habis, di tambah juga air radiator yang gampang habis juga dan ada bunyi berdengung di sekitaran pompa air radiator.


Sepertinya bagian ini akan sedikit panjang hehe, karena seperti yang beredar, motor ini dihindari oleh beberapa mekanik karena memang cukup kompleks untuk meng-akses “jeroanya” mulai dari melepas body sampai ke melucuti bagian lain untuk melepas silinder dan head-nya. Untuk kali ini saya akan mengganti sistem rantai camshaft dan tensioner-nya yang saya asumsikan sudah aus karena km nya sudah 65.000km lebih dan saya asumsikan perlakuan perawatan dari owner sebelumnya juga minim, ditambah sudah adanya bunyi semacam air gemericik saat gas ditutup.


Pekerjaan pertama yang perlu dilakukan adalah melepas knalpotnya, pertama-tama kita lepas baut leher knalpot seperti yang ditunjukkan pada no. 1 dan 2 pada gambar di atas.


Bergeser ke tengah, kita juga lepas baut pengikat yang ditunjukkan di no. 3 pada gambar di atas.


Lalu di bagian belakang kita lepas baut pengikat knalpot ke footstep belakangnya dengan melepas baut no. 4 pada gambar di atas. Lalu kita lepas/tarik knalpot dari mesin dan rangka dengan hati-hati.


Pekerjaan selanjutnya adalah kita melepas box filter udara. Oh iya, di sini saya sudah tidak memakai busa-nya karena sudah sangat kotor sehingga ini tinggal sisa box-nya saja, juga agar aliran udara lebih lancar masuk ke mesin, namun resikonya tentu mesin akan lebih mudah kotor nanti. Untuk melepas box filter kita pertama lepas baut no. 5 pada gambar di atas, baut ini terpasang di sisi kanan dan kiri, maka kita lepas kedua bautnya yang terletak di kanan dan kiri box filter udara.


Kita juga lepas klem filter udara dengan karburator dengan cara mengendurkan atau melepas baut no. 6 pada gambar di atas. Lepas box filter dengan menariknya ke arah atas, tidak lupa hati-hati juga untuk beberapa selang yang masih menempel pada box filter udara, untuk kita dapat lepas terlebih dahulu dan agar tidak tertarik ataupun putus.


Bila footstep masih terpasang, maka perlu kita lepas terlebih dahulu yang caranya bisa dilihat di artikel sebelumnya; https://9-engineering.blogspot.com/2026/04/project-bike-yamaha-jupiter-mx-2010.html, bila sudah kita lanjut untuk melepas karburator. Pertama, kita lepas terlebih dahulu kabel pompa akselarasi yang ditunjukkan pada gambar no.7 pada gambar di atas, kita kendurkan baut dan mur-nya lalu lepas kawat dari kaitan dengan pompa akselarasi pada karburator. Selanjutnya kita juga lepas kabel choke yang ditunjukkan pada no. 8 pada gambar di atas, cara melepaskanya pun sama seperti saat melepas kabel pompa akselarasi barusan.


Kita lepas juga socket TPS, lakukan dengan hati-hati agar kuncian socket, socket/terminal serta kabel TPS tidak rusak. Ya, Jupiter-MX generasi awal ini dilengkapi dengan TPS karena CDI-nya dilengkapi dengan fitur multi mapping yang dapat berubah menyesuaikan pembukaan gas atau posisi skep-nya, jadi tidak heran kondisi standar motor ini cukup bertenaga namun konsumsi bensin masih cukup irit di kelasnya. Setelah itu kita lepas tutup skep dengan cara melepas baut no. 9 pada gambar di atas, baut ini ada dua di sisi yang berlawanan pada karburator sehingga kita lepas kedua baut yang terdapat pada tutup skep-nya, tarik ke atas tutup skep untuk melepas dan amankan skep beserta jarum agar tidak terbentur atau deformasi, saya biasanya membungkusnya dengan kain dan plastic.


Lalu kita lepas karburator dari intake manifold, kita longok sedikit ke dalam, kita lihat aka nada baut pengikat karburator ke intake manifold seperti ditunjukkan pada no. 10 di gambar di atas, baut ini juga ada dua di sebelah kiri dan kanan, sehingga kita harus melepas keduanya. Yang terakhir sebelum melepas karburator kita juga lepas selang-selang yang masih tertempel, terutama untuk selang bensin, amankan ujungnya bisa dilakukan dengan menyumpal menggunakan baut agar ceceran bensin tidak kemana-mana.

Nah, langkah awal untuk meng-akses mesin utama kita cukupkan dulu, nanti kita lanjutkan dengan melepas kompartemen radiator. Terima kasih semuanya yang sudah mampir, see You, ciao!


Regards,



No comments:

Post a Comment