Yuk
kita lanjut lagi untuk project bike; restomod Yamaha Jupiter-MX 2010 yang mana
di artikel ini sudah memasuki part-6
Di
part ini kita ke bagian mesin yang “inti” yang mana saya harus merestorasi
ulang ruang pembakaran yang diharapkan performanya dapat kembali seperti
semula. Sebagai catatan untuk performa awal di motor ini sebenarnya tidak
terlalu buruk, tidak ada rembesan oli, tapi akselarasi masih terbilang lumayan,
walaupun untuk mencapai 90km/h memang sudah payah. Karburator-nya pun rembes
dan sepertinya silinder sudah “menggentong” karena oli cukup cepat habis, di
tambah juga air radiator yang gampang habis juga dan ada bunyi berdengung di
sekitaran pompa air radiator.

Sepertinya
bagian ini akan sedikit panjang hehe, karena seperti yang beredar, motor ini
dihindari oleh beberapa mekanik karena memang cukup kompleks untuk meng-akses
“jeroanya” mulai dari melepas body
sampai ke melucuti bagian lain untuk melepas silinder dan head-nya. Untuk kali ini saya akan mengganti sistem rantai camshaft dan tensioner-nya yang saya asumsikan sudah aus karena km nya sudah
65.000km lebih dan saya asumsikan perlakuan perawatan dari owner sebelumnya juga minim, ditambah sudah adanya bunyi semacam
air gemericik saat gas ditutup.
Pekerjaan
pertama yang perlu dilakukan adalah melepas knalpotnya, pertama-tama kita lepas
baut leher knalpot seperti yang ditunjukkan pada no. 1 dan 2 pada gambar di
atas.
Bergeser
ke tengah, kita juga lepas baut pengikat yang ditunjukkan di no. 3 pada gambar
di atas.
Lalu
di bagian belakang kita lepas baut pengikat knalpot ke footstep belakangnya dengan melepas baut no. 4 pada gambar di atas.
Lalu kita lepas/tarik knalpot dari mesin dan rangka dengan hati-hati.
Pekerjaan
selanjutnya adalah kita melepas box
filter udara. Oh iya, di sini saya sudah tidak memakai busa-nya karena sudah
sangat kotor sehingga ini tinggal sisa box-nya
saja, juga agar aliran udara lebih lancar masuk ke mesin, namun resikonya tentu
mesin akan lebih mudah kotor nanti. Untuk melepas box filter kita pertama lepas baut no. 5 pada gambar di atas, baut
ini terpasang di sisi kanan dan kiri, maka kita lepas kedua bautnya yang
terletak di kanan dan kiri box filter
udara.
Kita
juga lepas klem filter udara dengan karburator dengan cara mengendurkan atau
melepas baut no. 6 pada gambar di atas. Lepas box filter dengan menariknya ke arah atas, tidak lupa hati-hati
juga untuk beberapa selang yang masih menempel pada box filter udara, untuk kita dapat lepas terlebih dahulu dan agar
tidak tertarik ataupun putus.
Bila
footstep masih terpasang, maka perlu
kita lepas terlebih dahulu yang caranya bisa dilihat di artikel sebelumnya; https://9-engineering.blogspot.com/2026/04/project-bike-yamaha-jupiter-mx-2010.html,
bila sudah kita lanjut untuk melepas karburator. Pertama, kita lepas terlebih
dahulu kabel pompa akselarasi yang ditunjukkan pada gambar no.7 pada gambar di
atas, kita kendurkan baut dan mur-nya lalu lepas kawat dari kaitan dengan pompa
akselarasi pada karburator. Selanjutnya kita juga lepas kabel choke yang ditunjukkan pada no. 8 pada
gambar di atas, cara melepaskanya pun sama seperti saat melepas kabel pompa
akselarasi barusan.
Kita
lepas juga socket TPS, lakukan dengan
hati-hati agar kuncian socket, socket/terminal serta kabel TPS tidak
rusak. Ya, Jupiter-MX generasi awal ini dilengkapi dengan TPS karena CDI-nya
dilengkapi dengan fitur multi mapping
yang dapat berubah menyesuaikan pembukaan gas atau posisi skep-nya, jadi tidak heran kondisi standar motor ini cukup
bertenaga namun konsumsi bensin masih cukup irit di kelasnya. Setelah itu kita
lepas tutup skep dengan cara melepas
baut no. 9 pada gambar di atas, baut ini ada dua di sisi yang berlawanan pada
karburator sehingga kita lepas kedua baut yang terdapat pada tutup skep-nya, tarik ke atas tutup skep untuk melepas dan amankan skep
beserta jarum agar tidak terbentur atau deformasi, saya biasanya membungkusnya
dengan kain dan plastic.
Lalu
kita lepas karburator dari intake
manifold, kita longok sedikit ke dalam, kita lihat aka nada baut pengikat
karburator ke intake manifold seperti
ditunjukkan pada no. 10 di gambar di atas, baut ini juga ada dua di sebelah
kiri dan kanan, sehingga kita harus melepas keduanya. Yang terakhir sebelum
melepas karburator kita juga lepas selang-selang yang masih tertempel, terutama
untuk selang bensin, amankan ujungnya bisa dilakukan dengan menyumpal
menggunakan baut agar ceceran bensin tidak kemana-mana.
Nah,
langkah awal untuk meng-akses mesin utama kita cukupkan dulu, nanti kita
lanjutkan dengan melepas kompartemen radiator. Terima kasih semuanya yang sudah
mampir, see You, ciao!
Regards,
No comments:
Post a Comment