Search This Blog

Monday, June 1, 2026

Ganti Motor Starter Honda CBR 150R 2012 a la Rumahan

Jadi guys…. Sementara saya mengerjakan Yamaha Jupiter-MX, ada insiden lucu; mendadak, tiba-tiba hehe… CBR 150 saya mendadak tidak mau distarter, kelistrikan menyala semua tapi giliran distarter hanya “cetek-cetek” tidak ada tanda motor starter berputar dan kelistrikan lain menjadi gelap atau mati sementara.

Yang langsung terbersit di benak saya adalah; “ah ini aki-nya tidak ngangkat” mengingat terakhir ganti aki adalah di tahun 2021, dengan gejala yang sama, di samping juga aki (kering) ini umurnya lebih dari 2 tahun, yang mana biasanya aki kering itu umur primanya adalah 2 tahun untuk merk atau orisinal pabrikan, setelah itu aki kering memungkinkan mengalami penurunan performa. Langsung saya belikan aki yang baru tanpa babibu.


Hasilnya… LUPUT! Hahaha, motor masih tidak mau menyala dan gejala yang sama masih terjadi. Yah, tebak-tebakan yang pertama ternyata tidak berhasil, modal uang untuk aki pun amblas hahaha. Tapi tidak patah arang, karena kita akan melakukan tebak-tebakan yang ke-dua, jadi kenapa tebak-tebakan guys, ini memang karena saya akui, saya mungkin lumayan faham mengenai teori mekanik otomotif namun yaaa sedikit lemah untuk masalah body-body dan kelistrikan, di samping itu motor ini juga merupakan motor full CBU yang mana spare part nya lebih susah untuk didapatkan dari rata-rata motor lainya, plus keluaran tahun yang sedikit lama, jadi inilah, do or die, kita lakukan saja atau tidak sama sekali.


Tebakan selanjutnya; pasti masalah relay starter dan atau motor starter-nya, pikir saya kenapa tidak langsung beli saja keduanya, sekali dapat bisa jadi spare part pribadi bila nanti ada yang tidak terpakai. Saya berkeliling di beberapa bengkel resmi Honda di sekitaran Bekasi dan Jakarta, sepertinya ada 5 bengkel resmi dan 1 bengkel Honda “Big Wing” yang juga menjual beberapa model motor besar Honda ini semuanya tidak ada yang ready untuk 2 part ini. Akhirnya saya putuskan untuk membeli kedua part ini secara online, itupun hasil dari browsing dari beberapa artikel dan Youtube serta bertanya ke AI untuk kompatibilitas terhadap model lain.


Relay yang asli cukup ribet dan susah untuk dicari, maka pada akhirnya saya ketemu merk Takayama yang mana ini memang untuk CBR 150 Thailand. Sekilas saya compare dengan yang asli memang terminal dan bentuk sama persis, semoga berfungsi dan aman ya guys, itupun dengan catatan bila ada penggantian di relay ini.


Untuk starting motor saya menggunakan part dari model yang lebih muda yaitu dari CBR K15, part no. 31200-K15-901. Part ini lebih mudah dicari untuk original dari Honda dan inilah part yang rencananya akan saya ganti pertama kali sebelum mengganti relay starter-nya.


Sebelum melepas motor starter kita terlebih dahulu melepas body samping kanan yang langkah pelepasan body bisa dilihat di artikel; https://9-engineering.blogspot.com/2020/08/annual-service-honda-cbr-150-fi-2012-la.html . Selanjutnya kita lepas sub-frame kanan bawah dengan cara melepaskan ketiga baut seperti ditunjukkan pada gambar di atas, ini bertujuan untuk memperbesar ruang gerak saat mencabut motor starter keluar.


Setelah melepas selang hawa mesin, kita lepas baut nomor 4 dan 5 pada gambar di atas, untuk baut no. 4 juga merupakan terminal massa atau ground (-), maka saat nanti kembali melepas jangan lupa juga memasang kabel terminal massa ke posisi semulanya.


Lalu kita lepas baut no.6 pada gambar di atas yang juga merupakan terminal (+) ke motor starter-nya.


Setelah itu kita tarik motor starternya keluar dengan arah seperti ditunjukkan pada anak panah di gambar di atas.


Kita jejerin nih part yang lama dengan yang baru ya kan; secara bentuk pasti mirip walaupun yang baru merupakan spare part dari CBR K15, part yang lama sudah kusam dan banyak debu menempel serta ada tanda kontak pada geriginya, ini lumrah karena pemakaian yang sudah lebih dari 13 tahun, sedangkan yang baru tentu masih bersih dan tidak ada tanda kontak pada geriginya. Langsung saja motor starter yang baru kita pasang dengan urutan kebalikan dari melepas tadi.


Nah sudah terpasang motor starter yang baru, saatnya kita coba… dan…. Boom! Menyala! Hahaha! Saya tertawa puas sekaligus lucu hehehe. Puas karena motor akhirnya menyala dan lucunya sekalian modal aki baru dan jadi punya relay starter cadangan walau bukan ori Honda. Setelah saya baca-baca dan browsing, motor starter itu juga bisa rusak, selain pemakaian (yang tentu jangka waktunya bisa sangat lama), aki yang tekor memang jadi salah satu faktor terbesar motor starter cepat rusak, arang-nya akan lebih cepat kotor karena memanggil Ampere sama namun voltase rendah, alhasil resistansi tambah, bila resistansi bertambah maka panas yang dihasilkan akan lebih besar, panas inilah yang menyebabkan arang lebih cepat aus ditambah perputaran tidak langsung cepat sehingga lebih mempercepat lagi penumpukan kotoran yang akhirnya mengakibatkan koneksi arang ke terminal inti motornya terganggu atau malah konslet karena ada sebaran kotoran arang di dalam, belum sempat membuktikan tapi kira-kira yang saya pelajari begitu, bila ada tambahan atau koreksi dari teman-teman boleh ditulis di kolom komentar ya.

Selesai sudah repair kita hari ini yang setengah tebak-tebak berhadiah, hehehe, pelajaran yang bisa saya ambil adalah untuk selalu menjaga performa aki tetap prima dengan melepas minus aki bila motor tidak digunakan dalam jangka waktu lebih dari 3 hari dan tidak terlalu terus menerus memaksa motor starter bila memang sudah punya indikasi lemah saat starting.

Semoga artikel ini bermanfaat ya, terima kasih juga yang sudah mampir, kita ketemu lagi di pembahasan selanjutnya, ciao!


Regards,

Gigih


















No comments:

Post a Comment