Kita berlanjut ke part-4 untuk restomod Yamaha Jupiter-MX 2010, kita mulai merambah ke sektor suspensi belakang dan mesin. Yuk langsung kita sikat!
Motor yang sudah berumur 15 tahun ini saya rasa suspensi belakangnya mulai ambles dan terlalu empuk, entah karena memang umur pemakaian ataupun yaaa…. Memang rata-rata suspensi belakang bawaan pabrik menurut saya settingnya kurang terasa personal.
Handling roda belakang jadi sering mengayun bila dipakai dalam kecepatan tinggi dan dipakai untuk menikung. Dipakai untuk berboncenganpun lebih parah ayunanya dan ambles guys! Bahkan dipakai untuk melibas polisi tidurpun mentok. Jadi yah… daripada saya mengganti dengan part standarnya yang bisa jadi nanti berujung hal yang sama, Saya putuskan untuk upgrade sekalian komponen suspensi belakang ini.
Kebetulan untuk motor ini untuk spesifikasi yang saya butuhkan dengan harga yang masih “masuk” memang pilihanya tidaklah banyak. Alhasil suspensi belakang dari merk RCB saya putuskan untuk mengganti komponen standar di motor saya ini.
Untuk pertama kali saya mencoba merk ini, secara tampilan luar dan packaging sangat rapi. Shock series ini tidak dilengkapi dengan tabung eksternal karena memang penggunaan untuk harian jadi tabung gas tambahan tidak begitu saya perlukan. Shock ini preload dan rebound dapat di-setting, preload di setting dengan menggunakan ulir, sehingga penyetelan dilakukan sebelum part di pasang karena sempitnya ruang untuk meng-akses penyetel preload nya, sedangkan untuk rebound ini dengan sistem klik di bagian bawah, kalau tidak salah total ada 10 klik yang bisa disetting cepat dan lambat rebound suspensinya.
Langsung
saja kita lepas shock belakang yang
lama dengan cara melepas kedua baut link
nya. Saya biasa melepas sebelah bawah terlebih dahulu lalu disusul dengan
melepas yang atas, lalu lepas shock
yang lama.
Gambar
di atas adalah perbandingan shock
lama dan baru, shock yang lama tentu tidak
ada adjuster-nya alias kita
mendapatkan setting-an umum yang
sudah ditetapkan oleh pabrikan. Sedangkan shock
RCB secara tampilan umum juga berbeda walau sama-sama berwarna hitam, shock ini tampak lebih berkesan sporty dengan as berwarna emas dan
tersemat adjuster preload dan rebound.
Selanjutnya
kita pasang shock yang baru dan
jangan lupa, berikan grease atau gemuk
sedikit pada permukaan baut link atas
dan bawah sebelum memasang, ini bertujuan untuk mencegah timbul karat pada area
tersebut dan juga sebagai pelumas gerakan antara bushing dengan bautnya. Secara tampilan shock ini cukup samar karena warnanya hitam dan itu memang saya
cari hehe, toh karena bukan untuk kompetisi ataupun kontes. Untuk setelan sendiri; untuk preload saya masih memakai bawaan dari
RCB dan rebound saya posisikan di
klik ke empat dari posisi tertutup, artinya setelan rebound sedikit lebih lambat yang bertujuan untuk mengkompensasi
jalanan harian yang sedikit rusak dan bergelombang agar tidak terlalu memantul
saat berkendara.
Sedikit
bocoran untuk hasil akhirnya; setelah menggunakan shockbreaker ini, ditambah dengan restorasi suspensi depan yang
telah kita bahas di artikel sebelumnya, handling
menjadi lebih mantab terutama di sektor belakang, limbung berkurang dan
dipakai untuk melibas jalanan di daerah Jabotabek menjadi semakin stabil,
paling utama adalah bottoming atau shock mentok menjadi hilang. Di sektor
depan juga juga sudah tidak bocor sehingga kemudi depan juga tidak mengayun
ketika diajak bermanuver atau menikung.
Nah,
seperti itu dulu untuk pembahasan kita di kesempatan sekarang, selanjutnya kita
akan merambah ke restomod di area
mesin. Stay tuned terus ya! Thank You
semuanya yang sudah mampir, saya berharap ini bisa bermanfaat untuk rekan-rekan
semuanya, kita jumpa lagi di artikel berikutnya! Ciao!
Regards,
Daftar Artikel:
Part-1: https://9-engineering.blogspot.com/2025/10/project-bike-yamaha-jupiter-mx-2010.htm
Part-2: https://9-engineering.blogspot.com/2025/11/project-bike-yamaha-jupiter-mx-2010.html
Part-3: https://9-engineering.blogspot.com/2025/12/project-bike-yamaha-jupiter-mx-2010.html





No comments:
Post a Comment