Tidak berhenti di part-4; https://9-engineering.blogspot.com/2026/01/project-bike-yamaha-jupiter-mx-2010.html, kita bergerak ke sektor mesin yaitu sektor kopling.
Kopling sebagai area control penerus tenaga dari mesin ke transmisi, di motor ini memang fungsinya masih bekerja cukup baik, namun karena motor ini saya dapatkan secara seken atau tangan kedua dan mengingat umurnya juga sudah cukup uzur, saya putuskan untuk melakukan restorasi di bagian ini agar setting-an dan performa kembali optimal dan ter-personifikasi sesuai yang saya mau.
Selanjutnya adalah kita melepas kait dari kabel kopling ke stud kopling yang ditunjukkan pada kotak merah di gambar di atas. Setelah itu tidak lupa kita melepas kaitan kabel kopling nya dengan cover bak kopling untuk memudahkan pelepasan cover nantinya.
Setelah itu kita lepas footstep depan dengan melepas 4 buah baut pengikat yang ada di bagian bawah mesin yang ditunjukkan juga pada gambar di atas. Pelepasan dan pemasangan baut footstep dianjurkan dilakukan secara menyilang agar menghindari deformasi pada footstep depan.
Lalu kita lepas bak kopling dengan melepas 10 baut yang ditunjukkan pada gambar di atas, pelepasan dan pemasangan baut ini tidak harus menyilang namun tetap disarankan menggunakan pengencangan yang merata untuk meminimalisir potensi deformasi pada permukaan bak kopling nanti.
Setelah bak kopling terbuka, kita cek dulu paking-nya, untuk saya, masih bagus; tidak ada yang sobek atau terlepas, maka saya akan tetap menggunakan paking ini saat pemasangan nanti. Untuk melepas kampas kopling dan per-nya, kita lepas 4 baut pengikat per kopling yang ditunjukkan pada no. 16 sampai 19 pada gambar di atas. Ya, saya tulis menyilang untuk menandakan pelepasan dan pengencangan baut ini dilakukan secara menyilang.
Yang perlu diperhatikan saat melepas kampas adalah; di bagian palnig belakang ada sub-pressure plate, berdiameter lebih kecil, tipis dan elastis, part ini bertujuan untuk membantu pergerakan awal dari kopling dan meminimalisir gejala judder atau tersendat saat kopling dilepas secara perlahan untuk menjalankan kendaraan. Tips dari saya agar komponen ini tidak hilang adalah dengan tidak melepasnya sampai semua kampas dan pressure plate terpasang kembali.
Nah untuk per kopling saya upgrade dengan BRT yang ditunjukkan pada gambar sebelah kanan, diameter kawatnya sedikit lebih besar dibanding standard, jadi ini memungkinkan kekerasan yang lebih walau kerapatan per lebih renggang.
Selanjutnya kita pasang komponen dengan langkah berkebalikan dari kita melepasnya tadi, yang perlu diperhatikan adalah; saat melakukan pengencangan baut per kopling, usahakan kekencanganya merata dan dilakukan secara menyilang untuk menghindari deformasi pada permukaan rumah per koplingnya, juga lihat adanya marking atau tanda pada rumah per kopling dan rumah kampas koplingnya, usahakan kedua tanda ini berdekatan. Tutup kembali cover crankcase kiri dan tidak lupa mengisi oli dengan yang baru serta memasang kabel kopling lalu melakukan penyetelan tuas kopling.
Regards,
Daftar Artikel:
Part-1: https://9-engineering.blogspot.com/2025/10/project-bike-yamaha-jupiter-mx-2010.htm
Part-2: https://9-engineering.blogspot.com/2025/11/project-bike-yamaha-jupiter-mx-2010.html
Part-3: https://9-engineering.blogspot.com/2025/12/project-bike-yamaha-jupiter-mx-2010.html









No comments:
Post a Comment